Di era industri 4.0 ini, semua lini telah dipengaruhi
oleh teknologi. Sejak smartphone mulai
menjadi kebutuhan primer dan bukan hanya sebagai barang tersier untuk sekedar
bahan pamer, sejak android mulai melejit di kalangan generasi milenial yang pro
dan handal, akses untuk memperoleh berbagai informasi menjadi semakin mudah.
Halo sahabat rumah belajar di manapun berada, sebagai
seseorang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, berbagi sudah menjadi
makanan sehari-hari bagi seorang pendidik. Tidak hanya sekedar memberikan
materi saja, tapi seorang pendidikan harus bisa menyesuaikan gaya mengajarnya
dengan perkembangan zaman. Pendidikan itu bersifat dinamis. Jika seorang
pendidik tidak mau mengikuti perkembangan zaman, niscaya dia akan diabaikan
siswanya. Pendidik itu melayani,
melayani kebutuhan siswa akan ilmu dan didikan kita.
Apalagi sejak pandemi COVID-19 mulai melanda, kebutuhan
kita akan teknologi menjadi semakin menjadi. Sistem pembelajaran mengalami
revolusi yang tidak bisa kita hindari. Di mana proses pembelajaran yang semula
dilaksanakan secara tatap muka di kelas, tiba-tiba dialihkan ke pembelajaran
jarak jauh. Pembelajaran daring yang dulunya mungkin hanya bisa kita lihat di
cerita-cerita fiksi di televisi, menjadi kenyataan yang kita harus jalani. Istilah
“Belajar Dari Rumah” atau disebut BDR mulai menggaung. Perubahan mendadak ini
memang belum diantisipasi sehingga pada awalnya banyak yang terbebani, baik
dari pihak pendidik maupun siswa dan orang tua.
Bagaimana cara pendidik untuk melaksanakan
pembelajaran jarak jauh? Model pembelajaran apakah yang bisa diaplikasikan
dalam kondisi pembelajaran daring?
Berikut desain pembelajaran dengan model pembelajaran
inovatif SOLE (Self Organized Learning
Environment) yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran daring dengan
konferensi video berbasis Computational
Thinking.

0 Komentar
Mohon memberikan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan.