Ikatan Kimia ~ Ikatan Ion

(sumber : blog.ruangguru.com)
Hello everyone....!!!
Pada kesempatan kali ini kita akan membahasa tentang ikatan ion. 
Apa sih ikatan ion itu?
Mari kita simak penjelasan berikut ini!

Definisi Ikatan Kimia
Adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul dengan cara sebagai berikut :
  1. atom yang 1 melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron
  2. penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom yang berikata
  3. penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan
Salah satu contoh senyawa yang memiliki ikatan ion adalah NaCl yang sehari-hari kita kenal dengan garam dapur.
(sumber : elvante.id)
  • Tujuan pembentukan ikatan kimia adalah agar terjadi pencapaian kestabilan suatu unsur.
  • Elektron yang berperan pada pembentukan ikatan kimia adalah elektron valensi dari suatu atom/unsur yang terlibat.
  • Salah 1 petunjuk dalam pembentukan ikatan kimia adalah adanya 1 golongan unsur yang stabil yaitu golongan VIIIA atau golongan 18 (gas mulia).
  • Maka dari itu, dalam pembentukan ikatan kimia; atom-atom akan membentuk konfigurasi elektron seperti pada unsur gas mulia.
  • Unsur gas mulia mempunyai elektron valensi sebanyak 8 (oktet) atau 2 (duplet, yaitu atom Helium).
Periode
Unsur
Nomor Atom
K
L
M
N
O
P
1
He
2
2





2
Ne
10
2
8




3
Ar
18
2
8
8



4
Kr
36
2
8
18
8


5
Xe
54
2
8
18
18
8

6
Rn
86
2
8
18
32
18
8
  • Kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti gas mulia terdekat dikenal dengan istilah Aturan Oktet
Lambang Lewis
Adalah lambang atom yang dilengkapi dengan elektron valensinya
  1. Lambang Lewis gas mulia menunjukkan 8 elektron valensi (4 pasang).
  2. Lambang Lewis unsur dari golongan lain menunjukkan adanya elektron tunggal (belum berpasangan).
Berdasarkan perubahan konfigurasi elektron yang terjadi pada pembentukan ikatan, maka ikatan kimia dibedakan menjadi 4 yaitu : ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinat / koordinasi / dativ dan ikatan logam.

Ikatan Ion ( elektrovalen )
  • Terjadi jika atom unsur yang memiliki energi ionisasi kecil/rendah melepaskan elektron valensinya (membentuk kation) dan atom unsur lain yang mempunyai afinitas elektron besar/tinggi menangkap/menerima elektron tersebut (membentuk anion).
  • Kedua ion tersebut kemudian saling berikatan dengan gaya elektrostatis (sesuai hukum Coulomb).
  • Unsur yang cenderung melepaskan elektron adalah unsur logam sedangkan unsur yang cenderung menerima elektron adalah unsur non logam.
Contoh :
Ikatan antara  11Na dengan 17Cl
Konfigurasi elektronnya :

11Na : 2 8 1

17Cl : 2 8 7

Atom Na melepaskan 1 elektron valensinya sehingga konfigurasi elektronnya sama dengan gas mulia.
Atom Cl menerima 1 elektron pada kulit terluarnya sehingga konfigurasi elektronnya sama dengan gas mulia.
Proses pembentukan ikatan ion antara Na dengan Cl
  Senyawa yang mempunyai ikatan ion antara lain :
a)    Golongan alkali (IA) [kecuali atom H] dengan golongan halogen (VIIA)
Contoh : NaF, KI, CsF
b)    Golongan alkali (IA) [kecuali atom H] dengan golongan oksigen (VIA)
Contoh : Na2S, Rb2S,Na2O
c)    Golongan alkali tanah (IIA) dengan golongan oksigen (VIA)
Contoh : CaO, BaO, MgS

Sifat umum senyawa ionik :
1)       Titik didih dan titik lelehnya tinggi
2)       Keras, tetapi mudah patah
3)       Penghantar panas yang baik
4)       Lelehan maupun larutannya dapat menghantarkan listrik (elektrolit)
5)       Larut dalam air
6)       Tidak larut dalam pelarut/senyawa organik (misal : alkohol, eter, benzena)

Untuk lebih mudah mempelajari bagaimana pembentukan ikatan ion, bisa dilihat pada video pembelajaran berikut :


Posting Komentar

2 Komentar

  1. Bagaimana kita mengetahui kalau suatu senyawa berikatan ion Bu ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah sekali, gampangnya, dilihat saja. Pada umumnya senyawa ion terdiri dari unsur logam dan nonlogam yang berikatan. Unsur logam akan melepaskan elektron dengan membentuk ion positif (kation), dan unsur nonlogam akan mengikat elektron dengan membentuk ion negatif (anion). Jika senyawa itu merupakan gabungan dari kation (logam) dan anion (nonlogam), maka senyawa tersebut merupakan senyawa ion. Selain itu bisa dilihat juga dari elektron valensinya.

      Hapus

Mohon memberikan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan.