Hari kedua. Selasa, 6 Oktober 2020
Hari kedua ini dibuka oleh Pak
Tukijo (DRB 2017) dan Pak Indro Wiryono (Pusdatin) sebagai moderator.
Pada coaching hari kedua ini, para
peserta pembaTIK level 4 diminta untuk menyampaikan progress dari tugas masing-masing yang terdiri dari tugas pra
pembelajaran (CV, portofolio karya
dan essai motivasi menjadi Duta Rumah Belajar) dan tugas akhir (blog, vlog dan
sosialisasi). Peserta juga diminta untuk menjelaskan Rencana Tindak Lanjut
(RTL) untuk tugas akhir.
Apa yang bisa diambil dari coaching hari kedua ini bahwa inspirasi
bisa datang dari siapa saja. Apa yang disampaikan peserta mulai dari progress tugas, rencana tindak lanjut
bahkan kendala-kendala yang dialami bisa menjadi sumber semangat untuk para
peserta lainnya. Tentu saja, banyak cerita yang bisa kita dengar ketika para
peserta menceritakan pengalaman dan pendapat mereka tentang apa yang mereka
alami baik dari level 1 sampai dengan masuk level 4 ini. Bahkan ada pula
peserta pembaTIK level 4 ini yang tahun kemarin sudah mengikuti level 3 sebagai
calon Duta Rumah Belajar 2019. Progres peserta bervariasi, antara lain :
-
Ada
yang sudah sosialisasi tatap muka
-
Ada
yang sudah sosialisasi tatap maya
-
Ada
yang tugas pra pembelajaran sudah diunggah ke kelas
-
Ada
yang sudah mulai mengerjakan blog
-
Ada
yang sudah mendapatkan dukungan dari dinas pendidikan setempat untuk pengadaan
sosialisasi rumah belajar
Beberapa kendala yang terjadi pada
peserta saat mengikuti level 4 ini antara lain :
-
Ada
beberapa daerah yang masih dalam zona merah sehingga sulit untuk melakukan
sosialisasi tatap muka di wilayahnya
-
Mendapatkan
dukungan dan izin dari dinas pendidikan
/pejabat wilayah tidak mudah
-
Jaringan
yang kurang baik di wilayahnya
-
Akses
untuk memperoleh room konferensi
video premium masih sulit, karena layanan konferensi video sangat terbatas
terutama dalam hal batasan waktu yang fitur yang ditawarkan
-
Sulitnya
membagi waktu antara tugas utama di sekolah dengan tugas-tugas pada level 4
yang sangat banyak
Beberapa wejangan dari DRB
sebelumnya :
1.
Perlu
perencanaan yang matang dalam pelaksanaan sosialisasi misalnya berapa target
jumlah peserta dan kapan waktunya.
2.
Rumah
Belajar untuk semua golongan, tidak hanya untuk satuan pendidikan di bawah
Kemendikbud, namun juga Kemenag. Dengan demikian akan memperkaya konten-konten
pendidikan yang ada di Rumah Belajar.
4.
Dalam
membuat vlog, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berlatih cara tampil di
depan kamera adalah penting. Kita juga harus berlatih untuk menjadi presenter,
walau hanya untuk pembuatan video rekam layar saja. Jika perlu kita bisa
membuat storyline mengenai langkah
apa saja yang akan kita lakukan saat proses perekaman vlog. Supaya lebih lancar
dan mengurangi kesalahan.
5.
Dalam
sosialisasi (berbagi), peserta bisa memanfaatkan produk Pusdatin lainnya
seperti TV edukasi, suara edukasi dan m-edukasi.









0 Komentar
Mohon memberikan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan.